Flash Sale Honor 9 Lite Berbuntut Tak Enak

Presiden Honor Indonesia James Yang (kiri) dan Presiden Honor George Zhao (tengah) memberikan pemaparan saat konferensi pers usai Grand Launching Honor Indonesia di Jakarta, Selasa (27/3/2018) - Dhiany Nadya Utami
11 April 2018 22:00 WIB Dhiany Nadya Utami Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Ponsel asal Tiongkok, Honor, mencuri perhatian publik di bulan ini menyusul larisnya penjualan varian Honor 9 Lite dalam program jual kilat atau flash sale pada Kamis (5/4/2018).

Dengan harga Rp2,499 juta, Honor 9 Lite langsung habis terjual dalam waktu singkat melalui toko online dengan menggandeng Shopee. Diklaim penjualan habis terjual hanya dalam waktu satu menit.

Namun, penjualan itu berbuntut tak enak setelah Honor 9 Lite dalam keadaan belum memiliki sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikat postel (SDPPI). Alhasil, pengiriman ponsel pada para pembeli ditunda.

Pada tanggal penjualannya tersebut, Honor 9 Lite dalam kondisi belum mengantongi sertifikat TKDN dan SDPPI. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, tetapi pihak Honor maupun iCool sebagai distributor belum memberikan tanggapan.

Kemudian pada Minggu (8/4/2018) para pelanggan yang membeli Honor 9 Lite menerima notifikasi yang menyatakan pemesanan mereka pickup failed atau belum siap diantarkan.

Keesokan harinya, terbit sertifikat TKDN untuk perangkat Honor 9 Lite atau Honor dengan nomor sertifikat 291/ILMATE/TKDN/4/2018, sesuai dengan yang tercantum dalam situs tkdn.kemenperin.go.id. Sementara itu, sertifikasi postel perangkat tersebut juga turun pada hari yang sama dengan nomor 55905/SDPPI/2018.

Menyusul, pihak PT iCool International Indonesia, sebagai distribusor, merilis pemberitahuan bahwa pengiriman ponsel ditunda hingga 16 April mendatang karena isu internal. Pembeli juga mendapat kompensasi berupa voucer belanja online senilai Rp300.000.

Sumber : Bisnis Indonesia