Sasar Generasi Milenial, Nokia Perkenalkan Ponsel Terbarunya

Inovasi terbaru Nokia yang mulai merambah ke ponsel pintar Android diperkenalkan di Jogja dalam acara Nokia Media Meet Up di Canting Restaurant, Kamis (12/4). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
13 April 2018 08:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Tekno Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sebagai salah satu brand ponsel tertua di dunia, Nokia kembali dengan inovasi teranyarnya yang dilengkapi dengan seri terbaru Android 8.1 Oreo. Segmentasi pasar Jogja yang lebih banyak anak muda, dinilai menjadi peluang potensial bagi Nokia untuk memperkenalkan jajaran ponsel terbarunya.

"Kalau dari penelitian yang kami lakukan, segmentasi pasar Nokia ini agak unik. Rentang usia penggunanya antara 20-44 tahun, cukup tua. Padahal smartphone lainnya, umumnya usia pengguna mereka mulai dari 18 tahun, bahkan ada yang 15 tahun," ujar Head of Marketing HMD Indonesia, Miranda Warokka dalam Media Gathering Nokia di Canting Restaurant, Kamis (12/4).

Miranda memaparkan sejak kemunculan awalnya, Nokia selalu fokus menjadi ponsel yang dapat saling menghubungkan penggunanya. Inovasi baru yang dikembangkan saat ini, Nokia ingin mempermudah penggunanya terhubung dengan dunianya.

Kualitas menjadi visi yang ditekankan Nokia dengan menghadirkan ponsel yang diproduksi dengan material yang kokoh dan bermutu. Menggunakan satu blok aluminium, menjadikan ponsel-ponsel pabrikan Finlandia ini tampak eksklusif.

"Ada dua hal yang sedang kami lakukan saat ini dalam memperkenalkan kembali Nokia pada masyarakat. Pertama mengingatkan generasi yang pernah menggunakan ponsel ini untuk kembali pada produk ini. Selain itu, kami ingin memperkenalkan juga produk ini pada generasi milenial," papar Miranda.

Inovasi terbaru Nokia hadir dalam beberapa varian. Di antaranya Nokia 2, Nokia 3, Nokia 5 dan Nokia 6. Miranda menambahkan secara pangsa pasar, penjualan ponsel beragam brand di Indonesia banyak terpusat di Pulau Jawa, di mana kontribusi terbesar ada di lima kota besar.

Selain Jakarta yang terdiri dari Jabodetabek, ada juga Bandung, Surabaya, Solo, Semarang dan Jogja. Miranda mengatakan secara demografi, Jogja memiliki populasi anak muda yang cukup besar.

"Biasanya, pasaran apapun akan lebih dinamis, kalau ada anak mudanya. Karena memang segmen konsumen anak muda ini paling sering mengganti-ganti konsumsi barang-barang, terutama ponsel," jelas Miranda.

Sementara itu, dari sisi teknologi yang disematkan pada ponsel Nokia, Master Trainer HMD Global, Irvan Hasibuan mengungkapkan kehadiran versi terbaru dari OS android, Oreo, memberikan banyak inovasi canggih pada piranti ini. Salah satu keunggulannya yakni Mode Picture in Picture yang memungkinkan penggunanya menggunakan dua aplikasi dalam satu frame.

Teknologi yang canggih pada ponsel-ponsel Nokia ini juga tak membuat harga jual ponsel pintar ini dibanderol dengan harga mahal. Irvan mengungkapkan harga jual ponsel ini dapat dinikmati mulai dari Rp1,299 juta untuk seri Nokia 2 yang memiliki umur daya baterai yang relatif panjang. Atau seri Nokia 6 yang dilengkapi dengan beragam spek canggih yang hanya dibanderol seharga Rp2,899 juta.

"Pembaruan Android 8.1 Oreo pada Nokia 5 dan Nokia 6, tak hanya memberikan fitur-fitur baru, tetapi juga membuat pengalaman penggunaan sehari-hari menjadi lebih baik," imbuh Irvan.