Langkah Berani, Papua Nugini Tutup Facebook selama Sebulan

lustrasi Facebook. - Bloomberg/Chris Ratcliffe
30 Mei 2018 22:50 WIB Newswire Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Masalah penyebaran hoaks kini dihadapi berbagai negara termasuk Papua Nugini. Media sosial facebook dituding menjadi media penyebaran hoaks.

Papua Nugini berencana menutup akun Facebook selama satu bulan guna menganalisa penggunaan media sosial tersebut oleh masyarakat.

Penutupan itu juga dimaksudkan untuk mengidentifikasi akun-akun palsu penyebar hoaks yang marak di Facebook.

Dilansir dari Post Courier, Rabu (30/5/2018), Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi PNG Sam Basil mengatakan, analisa akan dilakukan oleh kementeriannya yang dibantu Institut Riset Nasional.

Basil tidak menyebutkan tanggal pasti penutupan Facebook di negaranya.

“Selama sebulan akan digunakan untuk mengumpulkan informasi identitas pengguna yang bersembunyi di balik akun palsu, pengguna yang mengunggah gambar porno, pengguna yang memposting informasi palsu dan menyesatkan di Facebook, akan disaring dan dihapus,” katanya.

Dia mengatakan, penghapusan akun-akun palsu akan memungkinkan pengguna dengan identitas asli untuk memakai media sosial secara bertanggung jawab.

Menurut Basil, dengan menutup Facebook bagi penggunanya selama sebulan, akan memudahkan mereka dalam melakukan analisa tersebut.

Sumber : Suara