Samsung Patok Target 10.000 Ponsel Terjual ke Pengemudi Grab

Samsung - Reuters
11 Juli 2018 19:00 WIB Duwi Setiya Ariyanti Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Menjalin kerja sama dengan Grab, Telkomsel dan Erajaya, Samsung menargetkan mampu menjual 10.000 telepon seluler (ponsel) pintar ke pengemudi Grab.

Vice President Samsung Electronics Indonesia, Lee Kang Hyun mengatakan pihaknya menargetkan bisa menjual 10.000 unit ponsel yang terjual melalui kerja sama ini. Dia menyebut kerja sama ini membantu perusahaan agar kelas pasar menengah ke bawah tertarik untuk menggunakan produk Samsung.

Dia mengakui untuk kelas menengah ke bawah penetrasi pasar produk Samsung masih bisa digali karena konsumen di kelas ini hanya mempertimbangkan harga untuk memilih produk ponsel pintar. Dengan demikian, Lee menuturkan masih diperlukan penetrasi pasar yang lebih dalam untuk menjangkau segmen kelas ini meskipun pihaknya memproduksi ponsel pintar untuk segala segmen.

Kami bisa mencakupi 10.000 unit lewat driver. Orang higher segment mereka pasti dekat dengan Samsung,” ujarnya dalam acara kerja sama dengan Grab, Samsung dan Erajaya di Gedung Telkomsel, Selasa (10/7/2018).

Managing Director Grab Indonesia Ridzky Kramadibrata mengatakan tawaran ini sementara berlaku untuk pengemudi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Setelah itu, baru menyentuh kota-kota besar lain di Jawa, Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan.

Penyebarannya pun mengikuti jaringan Telkomsel, wilayah operasi Grab di 132 kota dan cakupan distribusi Samsung dan Erajaya. Dengan menggandeng Erajaya dan Samsung, terdapat penawaran khusus bagi para pengemudi Grab untuk memiliki ponsel pintar Samsung seri J2 Pro, J2 Prime, J2 Black, J4 Black, J6 Black dan Xcover 4.

"Kelihatannya, kami bergerak ke kota-kota besar. Naturally, Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan," katanya.

Sumber : Bisnis Indonesia