Fitur Baru Youtube, Ada Top News dan Breaking News

Logo Youtube. (Istimewa)
12 Juli 2018 08:00 WIB Jafar Sodiq Assegaf Tekno Share :

Harianjogja.com, NEW YORK—Youtube diketahui berupay a meningkatkan pengalaman berita bagi para pengguna. Sang pemilik, Google, akan menghabiskan US$25 juta untuk mengembangkan fitur baru yang akan meningkatkan cara Youtube menyebarluaskan peristiwa terkini.

Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Phone Arena, Kamis (12/7/2018), sebagian dari uang itu akan digunakan untuk membantu organisasi berita membangun operasi video. Youtube juga akan menambah lebih banyak anggota dalam tim yang mendukung penerbitan berita.

Alur video menunjukkan bahwa ketika terjadi peristiwa, berita teks akan tersedia terlebih dahulu sebelum akhirnya video yang telah diedit tersedia. Sebagai hasilnya, selama beberapa minggu ke depan, pengguna Youtube di Amerika Serikat akan melihat pratinjau singkat di hasil penelusuran Youtube dengan tautan ke artikel berita lengkap.

Selain itu, Youtube akan mempromosikan video dari sumber berita di hasil pencarian di bawah "rak" Top News. Sementara, "rak" Breaking News di beranda Youtube akan menampilkan video dari sumber berita tentang peristiwa yang baru saja terjadi.

Kedua fitur baru tersebut kini tersedia di 17 negara termasuk, AS, Inggris, Prancis, Italia, Jepang, India, Meksiko, Brasil, Afrika Selatan dan Nigeria. Selama beberapa bulan mendatang, jumlah ini akan terus bertambah.

Sumber : Solopos