Mengintip Kegunaan S-Pen Note 9 Milik Samsung

Koh Dong-Jin, President at Samsung Electronics Co Ltd dalam peluncuran Samsung Galaxy Note 9 di Barclay Center Brooklyn, New York, Kamis (9 - 8) waktu setempat.
10 Agustus 2018 16:00 WIB Ashari Purwo Adi N Tekno Share :

Harianjogja.com, NEW YORK—Pada setiap Galaxy Note 9 selalu disematkan S-Pen atau Stylus Pen yang secara umum berfungsi sebagai pengganti jemari di layar ponsel.

Jo Semidang, IT & Mobile Marketing PT Samsung Indonesia mengatakan S-Pen pada Galaxy Note 9 mempunyai fungsi lebih jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. “Semua bisa dikontrol hanya dari S-Pen. Terlebih untuk presentasi,” katanya saat peluncuran Galaxy Note 9 di Barclay Center Brooklyn, New York, Kamis (9/8) waktu setempat.

Selain menjadikan ponsel layaknya kertas, tuturnya, S-Pen generasi ini bisa untuk mengontrol slide presentasi. “Bisa dijadikan pointer saat pengguna sedang presentasi.” Dengan demikian, tambahnya, pengguna bisa melakukan apapun dengan ponsel seperti sedang menggunakan komputer.

Pengguna juga tidak perlu khawatir, S-Pen sendiri akan mengisi daya saat ponsel dalam posisi diisi ulang. “S-Pen tidak perlu diisi daya sendiri. Saat ponsel di-charge, dia akan terisi.”

Seperti diketahui, teknologi Stylus Pen digagas oleh Tom Diamond pada 1957 dengan nama styalator. Styalator pada mulanya dikembangkan sebagai alat menemukan masalah dengan suatu algoritma. Hanya saja, dalam perkembangannya, bisa digunakan sebagai touch screen dengan berbagai jenis.

Adapun untuk Galaxy Note 9 akan menjadi flagship Samsung dalam memenuhi kebutuhan pada segmen menengah atas. Samsung menyematkan prosesor paling mutakhir dan daya penyimpanan yang bisa mencapai 1 terabyte.

Kami menyediakan kapasitas penyimpanan terpasang 512 gigabyte dan ditambah penyimpanan SD card yang mencapai 512 gigabyte.”

Samsung yakin, kata Jo, Galaxy Note 9 akan menjadi ponsel paling mutakhir yang menggabungkan gaya dan performa. “Kami punya tagline untuk Galaxy Note 9, yaitu Powerful Productivity Powerful Performance. Ini merupakan ekpektasi pengguna top level yang enggan kompromi dengan performa gadgetnya.”

Selengkapnya, ponsel yang merupakan perbaikan dari seri Galaxy S ini mengusung layar Super AMOLED 6,7 inci QHD+ yang juga dilengkapi dua kamera belakang dan satu kamera depan. “Untuk dua kamera belakang, berfungsi sebagai lensa utama dan telephoto.”

Dalam perbaikan fitur dari seri sebelumnya, dua kamera belakang mampu merekam video dengan fitur super slowmotion 960 frame per secon (fps). “Spesifikasi lainnya termasuk baterai yang tahan lama dengan kapasitas 4.000mAh.”

Seperti diketahui, keluarga Galaxy Note selalu bersaing ketat dengan produk besutan Apple, khususnya Iphone seri plus. Sejak pertama kali diluncurkan, Galaxy Note hanya gagal sekali dalam pengelolaan daya, yakni pada seri Galaxy Note 7.

Sumber : Bisnis Indonesia