Qualcomm Perkenalkan Snapdragon 675

SVP & GM Mobile Business Unit Qualcomm Technologies Alex Katouzian memperlihatkan chipset terbaru dari seri 600, Snapdragon 675 dalam ajang Qualcomm 4G/5G Summit di Hong Kong, Selasa (23/10/2018). - Rivki Maulana
24 Oktober 2018 05:00 WIB Rivki Maulana Tekno Share :

Harianjogja.com, HONG KONG—Qualcomm Technologies Inc, anak usaha Qualcomm Incorporated, memperkenalkan mobile platform terbaru dari seri 600, yaitu Snapdragon 675.

Produk ini bakal tersedia di pasaran ponsel pada kuartal pertama 2019.

Kedar Kondap, VP Product Management Qualcomm Technologies, mengatakan bahwa Snapdragon 675 berperan penting bagi produsen ponsel atau original equipment manufacture (OEM) dalam merancang produk dengan kinerja luar biasa dan generasi penerus dari fitur-fitur ponsel pintar (smartphone).

Dia menambahkan bahwa Snapdragon 675 dibekali kemampuan untuk bermain gim tanpa jeda, kinerja kamera yang mengagumkan, dan mesin kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

"Ponsel pintar berbasis Snapdragon akan memberi pengalaman baru kepada konsumen di seluruh dunia," ujarnya di Hong Kong dalam acara 4G/5G Summit, Selasa (23/10/2018).

Snapdragon 675, kata Kondap, dirancang dengan peningkatan pada beberapa aspek dibandingkan dengan pendahulunya, Snapdragon 670. Misalnya, Snapdragon 675 menampilkan frame rate tinggi sehingga bermain gim lebih mulus.

Qualcomm Technologies juga bekerja sama dengan pengembang gim untuk memberi pengalaman terkini ke seri 600. Sejumlah gim yang spesifik dan game engine yang sudah dioptimalkan antara lain Unity, Unreal, Messiah, dan NeoX.

Pada aspek fotografi, Qualcomm mengerahkan image signal processor (ISP) Qualcomm Spektra 200 yang memungkinkan pengguna mengambil gambar atau video setara dengan kualitas profesional dalam segala kondisi cahaya.

Snapdragon 675 juga memungkinkan ponsel merekam video gerak lambat (slow motion) dengan resolusi high definition (HD).

Menurut Kondap, Snapdragon 675 mendukung konfigurasi tiga kamera. Ponsel yang tertanam pada platform ini bisa menikmati foto dengan efek Bokeh, optical zoom hingga 5x, dan super wide angle.

Sementara itu, Qualcomm Technologies mengklaim bahwa Snapdragon 675 meningkatkan kemampuan hingga 50% pada aplikasi AI.

AI berperan dalam mendapatkan informasi dan menjadi asisten saat mengambil foto dan video, mempelajari suara pengguna, serta mengoptimalkan daya baterai.

Selain fitur gim, kamera, dan AI, Qualcomm Technologies juga membekali dengan fitur Quolcomm Quick Charge 4+. Fitur ini memungkinkan pengguna ponsel mengisi daya 50% dari kapasitas hanya dalam waktu 15 menit.

Di lain pihak, produsen ponsel juga siap menggunakan Snapdragon 675, salah satunya Xiaomi.

Vice President Xiaomi Manu Kumar Jain mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan Snapdragon dalam produk terbaru Xiaomi. Namun, dia belum bisa memastikan kapan ponsel besutan Xiaomi akan dipasarkan.

Jain menambahkan bahwa sebelumnya Xiaomi memang sudah menggunakan platform dalam beberapa seri ponselnya seperti seri Redmi, Redmi Note, Mi, dan Pocophone.

Secara khusus, Jain yang juga menjabat Managing Director Xiaomi India ini menuturkan bahwa penjualan Xiaomi di India mengalami peningkatan pesat dalam 4 tahun terakhir.

Per kuartal kedua 2018, Xiaomi menjadi pemimpin pasar dengan pangsa 29,70%. Satu dari tiga ponsel yang terjual di India adalah produk Xiaomi.

Sumber : Bisnis Indonesia