MANFAAT CITRONELLA : Begini Cara Kerja Sensor Nyamuk Mendeteksi Bebauan

09 Januari 2015 15:40 WIB Bernadheta Dian Saraswati Tekno Share :

Manfaat citronella sebagai pengusir nyamuk secara riil ialah menglamuflase atau menutup bau tubuh manusia.

Harianjogja.com, JOGJA-Ketua Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas Gadjah Mada (UGM), Witjaksono menjelaskan nyamuk
memiliki sensor yang terdapat pada antenanya (sungut). Antena berfungsi mendekteksi bebauan yang ada di sekitarnya, termasuk bau darah
pada tubuh manusia. Nyamuk dapat mendeteksi keberadaan manusia meski dalam jarak 30 meter. Kenapa bisa terjadi?

“Manusia bisa mengeluarkan bau, bisa dari keringat dan juga CO2. CO2 ini bercampur dengan senyawa lainnya dan membentuk asam laktat
yang bersifat menarik diri dari nyamuk,” kata Witjaksono di ruang kerjanya.

Senyawa berupa asam laktat, lanjutnya, merupakan bentuk senyawa yang dihasilkan makhluk hidup dan biasa disebut kairomon. Kairomon
bersifat menguntungkan individu penerima tapi merugikan penghasilnya,” kata Witjaksono.

Individu penerima ialah nyamuk dan individu penghasilnya ialah manusia. Ia menjelaskan ada dua jenis kairomon, bersifat menolak dan menarik.

“Citronella sendiri sifatnya penolak sehingga tanaman ini mampu menjadi tirai bagi manusia agar nyamuk tidak menemukan kita. Dengan kata
lain, citronella sebagai kamuflase untuk menutupi bau kita,” imbuh Witjaksono.

Penggunaan minyak citronella dapat dicampur dalam berbagai olahan. Salah satunya lilin. Lilin bercitronella dibakar sehingga asap  pembakarannya dapat menguap dan menyebar ke seluruh ruangan. Manusia pun dapat terhindar dari nyamuk.

“Pada musim hujan seperti sekarang ini, pemanfaatan Citronella dapat diterapkan untuk terhindar dari demam berdarah,” tegas Witjaksono.