RAMALAN : Bagaimana Kehidupan Manusia Tahun 2116?

Prediksi rumah yang digunakan pada tahun 2116 (Samsung Smart Thing)
15 Februari 2016 22:20 WIB Mediani Dyah Natalia Tekno Share :

Ramalan mengenai gambaran kehidupan masa depan diungkapkan sejumlah pakar di Inggris.

Harianjogja.com, LONDON -Sejumlah film seperti Blade Runner dan Minority Report lebih banyak menggambarkan masa depan yang diwarnai dengan penyerangan dan intimidasi. Adapun teknologi terus berkembang. Ada kemungkinan kehidupan 100 tahun lagi dapat menjadi lebih menyenangkan, jam kerja lebih pendek, bahkan lokasi liburan pun dapat lebih bervariasi.

Dilansir dari Dailymail, Senin (15/2/2016), ada kemungkinan manusia di masa depan hidup di gedung super pencakar langit atau tinggal di gelembung-gelembung yang ditanam bawah laut. Bangunan itu juga dipenuhi dengan mebel fleksibel nan pintar. Diperkirakan jam kerja hanya dilakukan tiga hari dalam seminggu.

Penulis The Smart Things Future Report yang juga ilmuwan, Maggie Aderin Pocock, arsitek masa depan Arthur Mamou-Mani dan Toby Burgess serta pakar urban, Linda Aitken dan Els Leclerg menyampaikan cara manusia hidup, bekerja dan bermain juga akan berubah pada satu abad ke depan.

Tata kota di London diprediksi memprediksi perkotaan akan menjadi padat oleh orang sejalan dengan populasi dunia yang bertumbuh dan lingkungan akan berubah. Karena alasan ini, arsitek harus memanfaatkan potensi bawah tanah dan membangun struktur bangunan super tinggi.

Dilaporkan penggunaan carbon nanotubes dan diamond nanothreads akan membantu ahli mendirikan megastruktur tower yang jauh lebih tinggi dari pencakar langit saat ini. Diprediksi 25 lantai mampu ditanamkan di bawah tanah.

Di dalam ruang, mebel 3D akan menjadi pilihan. Misalnya kertas dinding pintarĀ  yang dapat mengubah bentuk atau menambah kursi maupun rak di rumah sesuai kebutuhan.

"Ruang LED artinya Anda tak perlu mendekorasi ulang rumah, termasuk dinding, lantai atau langit-langit akan beradaptasi sesuai mood Anda," kata laporan tersebut.

Bahkan, dapur juga akan tampak berbeda dibanding saat ini. Oven akan digantikan printer. Pemilik cukup mengunduh makanan dari koki terkenal dan mencetak makanan itu hanya dengan sekali sentuh.

Ahli lain yang profesional juga siap mendampingi di rumah. Dia merupakan robot yang berwujud dokter. Robot ini akan memberikan informasi mengenai diagnosa dan obat-obatan yang diperlukan.

"Pekerjaan manusia akan berubah. Hologram akan membantu pelaksanaan rapat yang diadakan secara virtual tetapi dapat tetap melakukan interaksi. Orang tersebut tak perlu meninggalkan rumah," jelasnya.

Kemudahan ini akan membuat pekerjaan manusia menjadi lebih ringan. Waktu perjalanan untuk rapat juga dapat ditekan.

Ketika ingin bepergian, kita dapat mengendarai drone daripada mobil. Kendaraan ini juga dapat membawa seisi rumah untuk berlibur. Dapat dikatakan kendaraan ini seperti karavan dengan teknologi tinggi.

Manusia juga dapat pergi ke bulan atau Mars. Hal ini sesuai dengan pernyataan pakar yang menyebutkan bumi akan menduduki planet tersebut pada 2116.

Terkait gambaran kehidupan ini di masa depan, Samsung's SmartThings mencatat sekitar 2.000 orang dewasa Inggris menyatakan prediksi yang mungkin terjadi adalah rapat virtual. Lebih dari setengah partisipasi menyampaikan mereka dapat bekerja dimana saja dan menghadiri pertemuan menggunakan avatar atau hologram.

Selanjutnya, penerbangan komersial ke angkasa luar dan dinding LED menjadi inovasi yang mungkin dapat terjadi.

Dr. Maggie Aderin-Pocock mengatakan,"Kehidupan kita saat ini hampir tak terprediksi seabad lalu. Internet menjadi revolusi komunikasi, belajar dan mengontrol kehidupan. Di abad yang akan datang kita akan menjadi saksi perubahan mengenai cara kita hidup dan berinteraksi dengan lingkungan."