Tiket Piknik ke Mars Tak Semahal Biaya Pernikahan Mewah di Eropa?

Ilustrasi helikopter NASA yang akan dikirim ke Mars untuk misi eksplorasi. - NASA
13 Februari 2019 03:17 WIB Newswire Tekno Share :

Harianjogja.com, JOGJA--CEO SpaceX, Elon Musk, kembali membuat publik heboh dengan cuitannya. Namun, cuitannya kali ini bernada gembira dan tidak kontroversial seperti cuitan-cuitan sebelumnya. 

Elon Musk berkomentar dalam akun Twitter resmi miliknya bahwa tiket perjalanan ke Mars tidak akan terlalu mahal. Bahkan ia mengklaim tiket perjalanan pulang pergi ke Mars akan lebih murah daripada pernikahan mewah di Eropa dan Amerika Serikat.

Bocoran harga tiket perjalanan ke Mars ini bermula dari sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu akun podcast sains dan teknologi @SPEXcast. Akun ini menanyakan berapa kira-kira harga tiket yang dibutuhkan apabila kita ingin melakukan perjalanan ke Mars.

Tak disangka, Elon Musk menjawab dengan serius dan kisaran harganya kurang dari 500 ribu dolar AS atau Rp7 miliar. Ia bahkan memprediksi suatu saat nanti harganya dapat ditekan hingga kurang dari 100 ribu dolar AS atau Rp1,4 miliar.

''Sangat tergantung pada volume, tetapi saya yakin pindah ke Mars [tiket pulang gratis] suatu hari nanti akan berharga kurang dari 500 ribu dolar AS bahkan mungkin di bawah 100 ribu dolar AS. Cukup rendah sehingga kebanyakan orang di negara maju bisa menjual rumah mereka di Bumi dan pindah ke Mars jika mereka mau,'' komentar Elon Musk dalam akun Twitter resminya.

Jika Elon Musk memang benar, itu berarti misi Mars akan turun beberapa kali lipat. Rover Curiosity milik NASA misalnya, proyeknya untuk penelitian di Mars menghabiskan lebih dari 2,5 miliar dolar AS atau Rp35 triliun.

Namun beberapa pengamat agak meragukan cuitan Elon Musk. Masalahnya adalah biaya hidup di Mars akan sangat mahal. Koloni manusia pertama di Mars kebutuhan hidupnya akan bergantung pada pengiriman bahan-bahan pokok dari Bumi.

Sebelum para astronom dan teknisi perusahaan antariksa menyiapkan semuanya termasuk lahan pertanian, ketersediaan air, dan kebutuhan oksigen, biaya di Mars akan sangat mahal. Namun terlepas itu semua, warganet banyak yang menyambut positif mengenai kisaran harga dari Elon Musk.

Dikutip dari Futurism, ambisi ilmuwan dan lembaga antariksa untuk membuat koloni manusia di Mars memang telah dirancang sejak awal. Untuk SpaceX sendiri, mereka menargetkan dapat mengirim roket berisi awak manusia ke Mars pada tahun 2024.

Sementara NASA menargetkan akan mengirim manusia ke Mars pada tahun 2030-an nanti. Jika memang bisa diwujudkan, akan sangat menarik tawaran harga tiket perjalanan ke Mars dari Elon Musk, terutama bagi para miliarder.

Sumber : suara.com