Facebook Tawarkan Cara Bermitra Bisnis Lebih Mudah untuk Para Peritel

Logo Facebook di kantor Facebook Indonesia - Bisnis/Dhiany Nadya Utami
02 Agustus 2019 07:57 WIB Rahmad Fauzan Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Facebook memberikan perhatian kepada brand dan peritel, yakni dengan mengeluarkan sebuah solusi bernama Collaborative Adds guna membantu brand dan peritel yang belum memiliki situs dagang-el untuk menjangkau konsumen melalui iklan serta membeli produk secara daring dari situs peritel lain.

Juru Bicara untuk Facebook di Indonesia, John Wagner, mengatakan solusi tersebut akan menjadi jawaban bagi brand dan peritel atas tantangan yang muncul terkait tren positif dagang-el yang terjadi di kawasan Asia Tenggara dengan pertumbuhan mencapai empat kali lipat lebih tinggi dari penjualan ritel secara keseluruhan.

"Hal ini menjadi tantangan bagi brand yang belum memiliki situs sendiri," ujar Wagner dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (1/8/2019).

Adapun, Collaborative Ads menawarkan cara baru bagi brand dan peritel untuk bermitra dengan lebih mudah dan aman sebagai upaya meningkatkan penjualan dan meningkatkan jumlah kunjungan ke aplikasi atau situs mitra peritel. 

"Jadi, ketika peritel menampilkan segmen tertentu dari katalog produk mereka, brand tersebut hanya akan dapat menjangkau calon pembeli yang memiliki minat terhadap produk tersebut," imbuhnya.

Solusi ini juga memungkin brand untuk menampilkan iklan produk yang dinamis di platform Facebook dengan memanfaatkan katalog dari peritel.

Dengan Collaborative Ads, Facebook memastikan tidak akan ada informasi pribadi konsumen yang dipertukarkan antara brand dengan peritel. Adapun, data yang dapat dilihat oleh brand adalah data jumlah penjualan dari barang yang diiklankan.

Peritel yang menggunakan Collaborative Ads juga dapat membagikan segmen katalog kepada brand. Untuk mengarahkan kunjungan ke situs peritel, branddapat menggunakan Iklan Dinamis, atau Dynamic Ad, pada produk mereka. Iklan Dinamis yang dilihat oleh calon pembeli akan dipersonalisasi dan menampilkan produk yang sesuai dengan minat pembeli.

Sumber : bisnis.com