Website Kemendes Jadi yang Terbaik

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo - JIBI/Dwi Prasetya
22 September 2019 22:17 WIB Sri Mas Sari Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mendapat penghargaan website terbaik dan inovatif pada penganugerahan Indonesia Digital Initiative Awards 2019. 

Penghargaan itu diberikan kepada kementerian dan lembaga (K/L) atas perannya mendorong inovasi teknologi informasi dan yang dinilai paling baik dalam menggunakan teknologi informasi di K/L. 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan peran media, aplikasi digital, dan media sosial penting sekali dalam membawa partisipasi masyarakat, apalagi pada era digital 4.0.

"Jadi, harapannya partisipasi masyarakat bisa lebih banyak lagi sehingga program pemerintah tentang desa bisa lebih efektif," ujar Eko melalui siaran pers, Minggu (22/9/2019).

Eko menceritakan, saat 6 bulan pertama menjadi menteri, Presiden memanggilnya dan berpesan jangan hanya bekerja keras, tetapi juga publik perlu mengetahui kinerja kementerian. 

"Sejak saat itu, hubungan kami dengan media dan media sosial menjadi salah satu prioritas karena keberhasilan pelaksanaan dana desa bergantung pada partisipasi masyarakat," ujarnya.

Menurut Eko teknologi digital tidak harus melibatkan orang-orang yang ahli digital. Orang yang paling awam harus bisa memanfaatkan teknologi informasi dan teknologi digital.

Sebagai contoh, program aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang dibuat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sangat membantu kepala desa.

Selain itu dengan Palapa Ring Kementerian Komunikasi dan Informatika sekarang hampir semua desa sudah mempunyai website dan media sosial.

"Sekarang di Indonesia bagian barat, tengah, timur, dan semua desa sudah terjangkau akses internet sehingga program digital bisa jalan. Di pelosok Indonesia bagian timur, targetnya akhir tahun ini bisa selesai. Hampir di 95 persen desa di Indonesia program Siskeudes bisa jalan," kata Eko.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia