Facebook Hapus 100 Akun Palsu Indonesia Berisi Propaganda Papua

Ilustrasi Facebook - Reuters
05 Oktober 2019 00:37 WIB Geofanni Nerissa Arviana Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Facebook telah menghapus ratusan akun, grup, dan halaman di Indonesia.

Dari penelusuran yang dilakukan Facebook, terdapat lebih dari 100 akun palsu di Facebook dan Instagram yang mengunggah konten mengenai gerakan Papua Barat merdeka.

Unggahan tersebut dibuat dalam bahasa Inggris dan Indonesia dengan nada dukungan maupun kritikan.

“Ini adalah jaringan halaman yang dibuat untuk menghadirkan media lokal dan advokasi,” ujar Kepala Ancaman Gangguan Global Facebook David Agranovich dikutip dari Reuters, Jumat (4/10/2019).

Ia mengatakan, timnya sudah memantau pengguna Facebook di Indonesia. Belakangan, unggahan pengguna di Indonesia semakin banyak yang mengangkat topik terkait dengan tensi di Papua.

Namun, banyak di antaranya yang merupakan akun palsu untuk menyebarkan konten, membeli iklan, dan menggiring opini pengguna.

Sejak akhir Agustus, muncul berbagai protes dan kerusuhan di Papua yang turut memakan korban. Setidaknya, 33 orang meninggal dan sebagian lainnya terluka.

Peneliti sejak September telah memberi peringatan bahwa akan muncul banyak akun Twitter dan Facebook palsu di Papua. Beberapa di antaranya mengunggah konten yang pro pemerintah.

Selain Indonesia, Facebook juga menghapus akun palsu di Timur Tengah dan Afrika, seperti Mesir, Arab, dan Nigeria.

Agranovich mengatakan, penghapusan akun palsu di negara-negara tersebut disebabkan oleh adanya konten berisi dukungan atas gerakan separatisme Arab, Mesir, Qatar, Iran, Turki, dan Yaman. Salah satunya yaitu halaman surat kabar asal Mesir, El Fagr, yang ternyata dibeli oleh sekelompok orang untuk menyebarkan konten sensasional.

Sejak disebut sebagai platform untuk propaganda, Facebook telah menghapus banyak akun di berbagai negara. Sejak awal 2019, Facebook telah menghapus berbagai akun di Irak, Ukraina, Cina Rusia, Arab Saudi, Iran, Israel, Thailand, dan Honduras.

Sumber : bisnis.com