Profesi di Bidang IT yang Paling Dibutuhkan Saat Ini

Profesi full stack developer menjadi yang paling dicari di Indonesia di tengah pesatnya pertumbuhan industri teknologi dan informatika. - JIBI/Bisnis.com
20 Februari 2020 23:47 WIB Akbar Evandio Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTAFull stack developer, menjadi profesi di bidang teknologi dan informatika yang paling dibutuhkan di Indonesia saat ini. Full stack developer adalah sebutan bagi  mereka yang membangun laman atau website dari front-end hingga back-end

Bukhari Mardius, CEO dari GreenHCM mengatakan  menuju era Industri 4.0, makin banyak perusahaan dan startup membutuhkan full stack developer yang kompeten.

Namun tingginya permintaan akan profesi itu berbanding terbalik dengan keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang mumpuni di bidang pekerjaan ini.

“Di era digital dan terbatasnya talent di bidang IT, banyak startup yang sudah mulai mencari talenta IT bahkan sebelum mereka lulus kuliah,” terangnya lewat keterangan yang diterima Bisnis, Kamis, (20/2).

Bukhari menyampaikan kendala yang ditemukan pada calon kandidat full stack developer, khususnya bagi lulusan baru, ialah rata-rata apa yang diajarkan pada saat kuliah tidak sama dengan yang diimplementasikan, terutama pada industri startup.

“Kemampuan memecahkan masalah, menghadapi tantangan, pembelajar yang cepat, dan juga mau belajar hal baru pada teknologi, itu yang dibutuhkan perusahaan startup,” papar Bukhari.

Tantangan dalam mencari full stack developer ikut dirasakan Alfred Boediman, Managing Director Samsung Research Indonesia. Dia mengaku biasanya mencari tenaga kerja di bidang itu menggunakan situs khusus, seperti GitHub atau Stack Overflow.

Akan tetapi Alfred mengaku tetap perlu adanya pengalaman, semangat dan pelatihan agar mereka terbiasa dengan perangkat yang digunakan dalam pekerjaan.

Memahami kebutuhan tersebut, CEO HarukaEdu Novistiar Rustandi mengatakan bahwa untuk menghadapi tantangan tersebut, pihaknya menggagas Pintaria. 

Pintaria adalah sebuah portal yang menyediakan berbagai program kuliah dan kursus atau pelatihan, hadir dengan solusi bagi anak muda Indonesia yang ingin berkarier di bidang IT.

“Pintaria mengadakan program Pintaria SUPER30 yang memberi kesempatan beasiswa pelatihan kursus full stack developer dan peluang kerja dengan nilai beasiswa yang diberikan untuk masing-masing peserta sekitar Rp40 juta per orang,” terangnya.

Dia mengatakan bahwa Pintaria Super30, menggandeng tokoh-tokoh IT dengan pengalaman puluhan tahun sebagai mentor untuk mendampingi para peserta selama 6 bulan program berlangsung. “Praktisi yang menjadi mentor akan berbagi pengalaman mengenai pekerjaan full stack developer dalam masing-masing industri yang mereka geluti sehingga nantinya diharapkan bisa menghasilkan full stack developer yang siap kerja,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Alfred Boediman menyampaikan ekspektasinya terhadap pencarian Full  Pintaria SUPER30 dapat diikuti secara online oleh peserta yang sudah lulus dari SMA atau SMK sederajat atau perguruan tinggi dengan usia minimal 18 tahun dari seluruh penjuru Indonesia.

“Selain mendapat kesempatan kerja, lulusan yang belum memiliki gelar sarjana akan mendapatkan beasiswa penuh kuliah S1 Teknologi Informasi atau Sistem Informasi di Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) dengan metode belajar blended learning sehingga mereka dapat kuliah sambal bekerja,” terangnya.

Adapun berdasarkan data  dari Startup Ranking, ada lebih dari 2.000 startup di Indonesia. Sehingga menempatkan Indonesia di posisi kelima sebagai negara dengan startup terbanyak di dunia. Seiring perkembangan teknologi digital tersebut, salah satu profesi paling dicari yaitu full stack developer, di mana ia bisa bekerja sebagai front-end maupun back-end developer.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia