Industri Podcast Bakal Makin Berkibar

Logo Spotify - Antara
08 Juni 2020 03:27 WIB Akbar Evandio Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Industri siniar (podcast) berkibar di tengah pandemi Covid-19. Keuntungan bisnis podcast diprediksi akan terus tumbuh seiring kehadiran podcaster dan inovasi dalam siaran mereka.

Spotify's Head of Studios for Southeast Asia, Carl Zuzarte mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang pasarnya berkembang pesat. Lebih dari 20 persen pengguna Spotify di Indonesia mendengarkan podcast setiap bulan, lebih tinggi dari rata-rata global.

“Spotify melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar untuk podcast, terutama di pasar Indonesia. Pendengar di Indonesia mendengarkan podcast di Spotify lebih sering dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. Lebih dari 20 persen pengguna Spotify di Indonesia mendengarkan podcast setiap bulan, lebih tinggi dari rata-rata global,” jelasnya saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (7/6/2020).

Dia pun mengatakan bahwa ke depan potensi para kreator untuk meraih cuan lewat podcast makin tinggi, hal ini berorelasi dengan konsumen yang terus meningkat.

“Kreator dapat memonetisasi podcast dengan berbagai cara, di antaranya dengan sponsorship dan ad placements di dalam episode. Biasanya, ini dikenal sebagai host-read ads. Karena dibacakan secara personal dan sangat kontekstual, podcaster dan pengiklan bisa mengemas kontennya dengan banyak cara untuk melibatkan audiens mereka,” jelasnya.

Sementara itu, dia mengatakan bahwa podcast menjadi media yang fleksibel dan ruang untuk semua jenis konten. Menurutnya, Secara global, saat ini genre favorit yang sangat populer adalah komedi dan true-crime. Sementara di Indonesia, pendengar tertarik pada podcast bernuansa komedi, obrolan, dan horor.

Menurut laporan Nielsen Februari 2020 mencatat bahwa jumlah pendengar podcast tumbuh lebih dari 3,6 juta. Bersamaan dengan itu, rata-rata jumlah episode yang didengar per minggu meningkat sebesar 10 persen. Tetapi keterlibatan podcast tidak hanya berkembang di kalangan pengguna berat. Total pemirsa podcast tumbuh pada tingkat pertumbuhan rata-rata gabungan sebesar 20 persen.

Tak mau kalah, Platform konten audio Indonesia milik Mahaka Radio Digital, Noice pun mengakui bahwa pihaknya memutuskan untuk mengembangkan konten audio on demand/podcast, karena tren yang makin cerah.

Brand and Manager Noice, Thomas Raditya mengklaim bahwa saat ini Noice memproduseri 30 lebih podcast exclusive yang hanya tayang di NOICE dan untuk pengunduh dari aplikasi mencapai 350.000 secara organik

“User tumbuh pesat dan waktu yang dihabiskan seluruh user untuk mendengarkan konten per-bulannya hampir mencapai 1 juta jam. Bahkan, top 3 podcast di NOICE: Musuh Masyarakat (Coki dan Muslim), Berizik (Awwe dan Randhika Djamil, serta UDIK (Uus dan  Dicky) didengarkan lebih dari 1,5 juta kali dalam sebulan,” saat dihubungi Bisnis secara terpisah.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia