Advertisement

Setelah 18 Bulan, Google Hapus Riwayat Lokasi Pengguna

Newswire
Kamis, 25 Juni 2020 - 11:57 WIB
Sunartono
Setelah 18 Bulan, Google Hapus Riwayat Lokasi Pengguna Google Translate. - Wikipedia

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Google mengatakan akan secara otomatis menghapus beberapa riwayat lokasi setelah 18 bulan untuk pengguna baru, dan memudahkan semua orang untuk mengakses layanan pencarian, Maps dan Yotube tanpa dilacak.

Dikutip dari Reuters, Kamis, pembaruan pengaturan Google tersebut akan membuat riwayat tontonan pengguna baru Youtube hilang setelah 36 bulan, serta riwayat lokasi dan penelusuran web akan hilang setelah 18 bulan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pengguna memiliki opsi untuk memilih jangka waktu yang lebih pendek atau lebih lama. Namun, Google mungkin masih dapat mengakses dan menyimpan detail lokasi dengan cara lain.

BACA JUGA : Google Berdayakan Perempuan, Ini Langkah yang Dipilih 

Untuk mengakali hal ini, pengguna dapat menggunakan "mode penyamaran," dengan menekan gambar profil di bagian atas pencarian, Maps atau aplikasi Youtube. Google tidak menyimpan aktivitas pengguna saat berada dalam mode penyamaran.

Google memperoleh sebagian besar pendapatannya dari iklan, yang biasanya didasarkan pada data tentang apa yang ditonton dan dibaca pengguna serta di mana mereka berada.

CEO Google & Alfabet Sundar Pichai tahun lalu mengakui bahwa Google mengumpulkan lebih banyak data daripada yang diperlukan untuk iklan dan berkomitmen untuk meminimalkan pengumpulannya.

BACA JUGA : Google dan Apple Luncurkan Teknologi Pelacakan Kontak

Advertisement

Pembaruan untuk kontrol privasi Google tersebut hadir saat perusahaan mesin pencari itu menghadapi pengawasan yang semakin ketat pada praktik pengumpulan datanya.

Undang-undang baru mengenai privasi di California dan Eropa mendorong perusahaan internet untuk menyesuaikan praktik selama dua tahun terakhir.

Beberapa tuntutan hukum oleh konsumen dan jaksa agung negara bagian AS dalam beberapa bulan terakhir menuding Google melakukan penipuan dalam pengumpulan data.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Cuaca Ekstrem, Sultan Segera Tetapkan DIY Siaga Darurat Bencana

Jogja
| Jum'at, 02 Desember 2022, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Punya 100 Gerbong, Kereta Api Ini Mampu Meliuk di Pegunungan Alpen

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement