Xiaomi Gunakan Chipset Gaming pada Ponsel Terbarunya, Ini Alasannya

Xiaomi - JIBI/Bisnis.com
08 Juli 2020 23:27 WIB Rezha Hadyan Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Xiaomi membeberkan alasan menggunakan chipset gaming pada dua ponsel mid-range terbarunya, yakni Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro.

Seperti diketahui, Redmi Note 9 Pro mengusung chipset Qualcomm® Snapdragon™ 720G, sementara Redmi Note 9 membawa chipset terbaru dari MediaTek, yaitu MediaTek Helio G85. Keduanya tergolong sebagai chipset gaming.

Menurut Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse, berdasarkan riset WeAreSocial menunjukkan bahwa lebih dari separuh (57%) pengguna internet di Indonesia menggunakan smartphone untuk bermain gim.

Selain itu, pihaknya juga percaya bahwa sebuah ponsel yang memiliki kemampuan gaming mumpuni, biasanya juga memiliki kemampuan yang luar biasa untuk penggunaan sehari-hari seperti multi-tasking, browsing, menonton video, hingga membuka atau mengedit dokumen.

"Oleh karena itu, meskipun dibekali chipset gaming, bukan berarti sebuah perangkat hanya cocok untuk mereka yang menyukai game,” kata Alvin melalui keterangan resmi yang diterima oleh Jaringan Informasi Bisnis Indonesia pada Rabu (08/07/2020).

Lebih lanjut Alvin menjelaskan Qualcomm® Snapdragon™ 720G yang digunakan oleh Redmi Note 9 Pro mampu menghadirkan pengalaman gaming dan menikmati hiburan yang luar biasa melalui Qualcomm® Snapdragon Elite Gaming™. Selain itu, chipset tersebut juga memiliki kemampuan fotografi dan videografi yang luar biasa serta kinerja yang cerdas.

Untuk kemampuan gaming, Snapdragon™ 720G diklaim mampu menghadirkan permainan game HDR yang mulus, permainan warna dan kontras yang dinamis, penampilan game yang realistis dan imersif, serta suara tersinkronisasi berkualitas tinggi dengan dukungan teknologi Qualcomm® aptX ™ Adaptive.

Selain itu, chipset ini juga mendukung kemampuan perekaman video 4K yang salah satunya ada di Redmi Note 9 Pro. Chipset ini juga membawa penghematan daya dan peningkatan kinerja dengan proses teknologi 8nm.

“Secara keseluruhan Qualcomm® SnapdragonTM 720G memang sangat cocok untuk mendukung fitur-fitur dalam Redmi Note 9 Pro. Dibandingkan seri sebelumnya, yaitu Snapdragon™ 712, chipset ini membawa peningkatan performa CPU single-core hingga 40% dan CPU multi-core hingga 16%, GPU hingga 14%, dan AI hingga 115%,” tutur Alvin .

Sementara itu, Redmi Note 9 menjadi ponsel pertama memakai MediaTek Helio G85 di Indonesia. Chipset ini membawa GPU Arm Mali-G52 dengan kecepatan maksimal 1GHz dan peningkatan HyperEngine untuk pengalaman bermain game yang luar biasa dan tanpa hambatan.

Selain teknologi HyperEngine-nya, Helio G85 juga membawa peningkatan performa AI pada kamera seperti pengenalan objek (Google Lens), album foto pintar, scene detection, penghapusan latar belakang, hingga peningkatan foto bokeh.

Tak hanya itu, MediaTek Helio G85 juga mendukung smartphone dengan konfigurasi kamera yang beragam seperti wide-angle dan macro dengan resolusi sensor utama hingga 48MP.

Oleh karena itu, chipset ini menjadi pendukung sempurna untuk Redmi Note 9 yang memiliki konfigurasi empat kamera belakang, yaitu lensa utama 48MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa bokeh 2MP dan depth sensor 2MP.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan MediaTek untuk membawa chipset ini untuk pertama kalinya ke pasar Indonesia. Secara keseluruhan, chipset ini membawa peningkatan performa pengolahan grafis (GPU) hingga 32 persen dan CPU sebesar 22 persen dibandingkan chipset di seri Redmi sebelumnya, yaitu Redmi Note 8,” ungkap Alvin.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia