Ini Karakter Unik Pemain Game di Tengah Meningkatnya Tren Gaming di Twitter

Sekedar catatan, survei tersbut melibatkan lebih dari 11.300 sampel pada April di Singapura, Indonesia, Filipina, Thailand dan India, pengguna Twitter. - Istimewa
06 Agustus 2020 15:17 WIB Akbar Evandio Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Hasil survei terbaru Twitter menunjukkan jumlah tweet tentang gim di Asia Tenggara bertambah 45 persen dalam satu tahun terakhir, adapun di Asia Pasifik meningkat 55 persen.

Head of Research at Twitter, APAC & MENA, Martyn U'ren menyebutkan bahwa salah satu alasan masyarakat membahas gim dipicu karena karantina yang ditetapkan oleh pemerintah di berbagai negara yang mengharuskan masyarakat untuk tetap diam di rumah.

"Dengan meningkatnya tren gaming di Twitter, percakapan mengenai gaming pada April mencapai 247 juta tweet di kawasan Asia Pasifik. Kami dapat melihat apa arti game bagi audiens Twitter di berbagai negara dan ada karakteristik unik pada audiens setiap negara," ujarnya lewat rilisnya, Kamis, (6/8/2020).

Country Industry Head, Twitter Indonesia, Dwi Adriansah mengungkapkan bahwa hasil survei Twitter tersebut juga mengungkapkan tingkah laku unik pemain gim Tanah Air, yaitu mereka tidak terlalu suka menghabiskan banyak waktu untuk mengobrol dalam gim.

“Mereka lebih suka untuk menciptakan dunia yang menyenangkan untuk karakter mereka. Padahal, secara global, para gamer biasanya bermain game online untuk dapat tetap terhubung dengan teman-teman mereka,” terangnya.

Dia pun menyebutkan bahwa terdapat karakteristik unik lain dari gamer Indonesia adalah mereka bermain game untuk mengisi waktu atau melarikan diri dari kenyataan. Tren game di Indonesia ini berbeda dengan tren di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

"Kami melihat beberapa temuan menarik pada lanskap gaming Indonesia, di mana hasilnya menggarisbawahi tingkah laku unik gamer Indonesia yang selalu mencari keseruan," ujarnya.

Dalam survei Twitter, sebanyak 55 persen dari Gen Z dan 59 persen dari generasi Milenial Indonesia mengatakan, mereka bermain game untuk mengisi waktu. Sementara 26 persen generasi Milenial mengaku, bermain game memang sudah menjadi hobi mereka sejak lama.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa gim kasual masih dinobatkan menjadi jenis game yang paling populer di antara para pemain gim (gamer) di Indonesia.

“Game kasual mendapatkan perhatian 30 persen gamer Indonesia yang ada di Twitter, dibandingkan dengan jenis gim lain seperti Game Sosial (25 persen), Petualangan/Action (24 persen), eSport (19 persen), Role Playing (14 persen), dan Game Fitness (6 persen),” ungkapnya.

Dwi menyebutkan bahwa hal penting lainnya mengenai karakteristik gamer Indonesia di Twitter adalah mereka bermain gim untuk mencari bentuk keadaan normal dan pergi dari kenyataan yang berbeda-beda bagi orang lain.

Menurutnya, pemain gim Tanah Air menciptakan keluarga virtual di gim The Sims atau mengembangkan pulau sendiri di gim Animal Crossing sepertinya menjadi bentuk pembuatan keadaan normal di kalangan pengguna Indonesia.

"Gim sebagai tempat untuk terhubung dengan komunitas dari berbagai jenis hobi atau kesukaan, Twitter juga menjadi tempat bagi banyak orang untuk berbagi pengalaman, keseruan dan mencari informasi tentang game yang sedang mereka mainkan," ujarnya.

Sekedar catatan, survei tersbut melibatkan lebih dari 11.300 sampel pada April di Singapura, Indonesia, Filipina, Thailand dan India, pengguna Twitter memainkan beberapa macam gim. Beberapa gim yang banyak dibicarakan di Asia Pasifik di antaranya Animal Crossing, Fortnite, League of Legends, dan PUBG.

Di Indonesia, percakapan tentang gaming di Twitter meningkat sebesar 55 persen tahun-ke-tahun (April 2019—Mei 2020). 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia