Google Meet Perpanjang Layanan Premium Gratis Hingga Tahun Depan

Google Meet - Google
30 September 2020 22:17 WIB Rezha Hadyan Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Google memperpanjang pemberian layanan premium gratis Google Meet hingga tahun depan.

Layanan premium Google Meet yang digratiskan oleh Google setelah pandemi Covid-19 sebelumnya terbatas sampai dengan 30 September 2020.

Product Manager Google Meet Samir Pradhan mengatakan layanan premium Google Meet secara cuma-cuma akan digratiskan sampai dengan 31 Maret 2021. Dia menyebut perpanjangan tersebut dilakukan sebagai komitmen Google untuk membuat masyarakat tetap terhubung satu sama lain di tengah pandemi Covid-19.

"Saat kami menanti musim liburan dengan sedikit perjalanan dan pencapaian penting seperti reuni keluarga, rapat, dan pernikahan yang diselenggarakan melalui video, kami ingin terus membantu mereka yang mengandalkan Meet untuk tetap berhubungan selama beberapa bulan mendatang,” katanya dikutip dari The Verge pada Rabu (30/9/2020).

Dengan adanya perpanjangan layanan premium gratis, pengguna Google Meet juga tak perlu memikirkan pembatasan durasi pertemuan. Durasi pertemuan yang dibatasi maksimal selama satu jam tentunya menjadi persoalan bagi banyak pihak, terutama mereka yang melangsungkan kegiatan belajar mengajar.

Untuk layanan premium, pengguna akan mendapatkan durasi hingga 300 jam untuk satu kali pertemuan.

Selain itu, pengguna Google Meet tak perlu mengkhawatirkan pembatasan jumlah peserta dalam sekali pertemuan di platform tersebut. Maksimal peserta yang bisa berpartisipasi dalam pertemuan daring Google Meet adalah sebanyak 100 orang.

Google Meet adalah perangkat lunak konferensi video besutan Google yang memungkinkan banyak orang bertemu dalam satu ruang rapat digital dengan cara yang lebih mudah atau sederhana. Beberapa prosedur yang harus dilalui ketika menggunakan Zoom mungkin tak akan ditemukan dalam perangkat lunak yang satu ini.

UC Today menyebut Google Meet telah memiliki lebih dari 100 juta peserta rapat, menjadikannya sangat populer seperti Zoom dan perangkat konferensi video lainnya yang mungkin sudah lebih dulu hadir dan populer.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia