Dukung Perfilman Nasional, IndiHome Luncurkan IndiHome Cinema

Logo Indihome - Twitter.com
11 November 2020 06:57 WIB Leo Dwi Jatmiko Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sebuah fitur baru dirilis oleh IndiHome, layanan internet tetap milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Fitur bernama IndiHome Cinema ini menawarkan waktu tayang fleksibel kepada pelanggan.

IndiHome Cinema merupakan fitur terbaru dari IndiHome TV bekerja sama dengan IndiBox. IndiHome berusaha menghadirkan sensasi menonton bioskop di rumah dengan cara yang mudah dan ekonomis.

IndiHome Cinema memiliki konten yang beragam. IndiHome terbuka untuk menjalin kerja sama dengan para pelaku industri perfilman baik nasional maupun mancanegara. Pada tahap awal, IndiHome menggandeng PT Kurnia Alam Semesta (KAS) sebagai mitra penyedia film.

Baca juga: Bisnis Korporasi, Perbankan dan Inovasi Teknologi untuk Ekonomi Petani dan Nelayan

Executive General Manager Telkom Divisi TV Video, A. A. Gede Mayun Wirayuda mengatakan IndiHome Cinema merupakan wujud keberpihakan Telkom dalam mendukung industri perfilman nasional. Saat ini industri film nasional sedang menghadapi tantangan khususnya di era pandemi.

“Kami berharap, IndiHome Cinema dapat menjadi wadah bagi para pelaku industri kreatif perfilman Indonesia untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Wirayuda dalam siaran pers, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: BSN Gelar Pameran Produk Ber-SNI di Jogja

Sementara itu, Chief Operation Officer PT Metra-Net, Setyo Budianto mengatakan hadirnya IndiHome Cinema akan membangkitkan semangat para sineas film Indonesia. Pasalnya, para sineas yang menayangkan film-film Indonesia selama kondisi pandemi.

“Dengan hadirnya IndiHome Cinema, pelanggan IndiBox dapat menikmati film pilihan karya anak bangsa di rumah masing-masing bersama keluarga,” kata Setyo.

Setyo mengatakan dalam satu dekade terakhir, jumlah penonton film Indonesia telah meningkat hingga lima kali lipat. Tetapi hal ini tidak sejalan dengan jumlah layar bioskop dan jam tayang masih terbatas, ditambah dengan keterbatasan jangkauan jaringan bioskop yang umumnya hanya tersedia di kota-kota besar.

Kondisi ini diperburuk dengan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Sumber : Bisnis.com