Twitter Bakal Luncurkan Pengajuan Akun Verified Awal 2021, Ada Persyaratan Baru

Ilustrasi. - Freepik
26 November 2020 05:37 WIB Newswire Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Twitter mengumumkan pedoman baru bagi pengguna Twitter yang akunnya ingin diverifikasi bersamaan dengan pengumuman akan meluncurkan kembali program pengajuan akun verified atau akun centang biru Twitter pada awal 2021.

Melansir The Verge pada Rabu (25/11/2020), dalam unggahan yang dimuat blog resmi, Twitter mengkonfirmasi peluncuran sistem akun terverifikasi baru pada 2021. Mereka juga akan meminta umpan balik atas pengajuan draf verifikasi barunya.

Jika tidak ada perubahan pada rancangan verifikasi, maka akun yang bisa mendapatkan centang biru adalah akun pemerintah, perusahaan, merek, organisasi nirlaba, media, hiburan, olahraga, aktivis, penyelenggara acara, hingga akun berpengaruh lainnya (influencer).

Baca juga: Ini Ciri-ciri Ponselmu Terkena Modus Kloning

"Setiap jenis akun harus memenuhi persyaratan khusus yang dilampirkan dalam bio profil mereka untuk menerima verifikasi," jelas The Verge tentang detail pengajuan.

Twitter juga mengumumkan aturan baru yang menjelaskan kapan status verifikasi bisa dicabut. Apabila akun yang terverifikasi mengubah nama tampilan atau bio profil yang berpotensi mengecoh orang lain dari identitas aslinya, maka Twitter bisa menghilangkan centang biru akun tersebut.

"Pelanggaran persyaratan layanan yang berulang juga dapat menyebabkan hilangnya status akun terverifikasi," tambah Twitter.

Baca juga: Ilmuwan Asal Indonesia Oki Muraza Masuk Daftar Ilmuwan Berpengaruh Dunia

Selain itu, Twitter juga meminta pengguna untuk melakukan survei tentang kebijakan akun verifikasi baru sebelum 8 Desember. Jika pengguna ingin memberi tanggapan lewat tweet, maka Twitter meminta mereka untuk menambahkan tagar #VerificationFeedback dalam tweetnya.

Twitter menjelaskan bahwa verifikasi akun bukanlah satu-satunya cara mereka untuk membedakan akun yang beredar di platformnya. Mereka berkomitmen untuk memberikan lebih banyak cara kepada orang-orang yang ingin mengidentifikasi lewat akun verifikasi baru tersebut.

"Kami akan berbagi lebih banyak informasi dalam beberapa minggu mendatang. Ini hanyalah permulaan dari apa yang kami rencanakan untuk 2021," pungkas Twitter dalam blognya.

Sumber : Suara.com