Bakal Ada yang Baru di Twitter pada 2021, Apa Saja?

Twitter - Sprout social
19 Desember 2020 14:47 WIB Akbar Evandio Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Inovasi terus dilakukan platform layanan jejaring sosial sosial, Twitter. Terkini, mereka mengumumkan akan melakukan ragam kebijakan pada 2021.

Dikutip melalui postingan blognya, Twitter menerangkan akan memperbarui referensinya dengan Wikipedia agar adanya keselarasan standar untuk kelayakan dan kualitas artikel yang terdapat pada platform tersebut. Pasalnya, kategori Berita juga akan diperluas untuk mencakup Berita dan Jurnalis.

Sedangkan, untuk kategori Olahraga akan mencakup esports. Kemudian, mereka juga akan menambahkan referensi di kategori Hiburan untuk mencakup kreator konten digital.

Baca juga: Presiden Jokowi: Meluruskan Hoaks Seperti Mengumpulkan Beling-Beling dari Cawan Pecah

Selain itu, platform ini juga akan menambah kategori verifikasi untuk akademisi, ilmuwan dan pemimpin agama pada 2021.

Namun, sebelum kategori baru ini ditambahkan, mereka bisa mendaftar di bawah kategori Aktivis, penyelenggara dan individu berpengaruh lainnya.

Selanjutnya, pengguna Twitter bisa mendaftar untuk mendapatkan centang biru lewat halaman Account Settings yang ada di web dan aplikasi Twitter. Pendaftar akan diminta untuk memilih kategori untuk status mereka dan memastikan identitas mereka lewat tautan atau material pendukung lainnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Tinggi, Rencana Pembelajaran Tatap Muka untuk Siswa di Magelang Ditunda

Untuk meninjau semua pendaftaran, Twitter akan menggunakan sistem otomatis dan manusia untuk memastikan proses berjalan dengan cermat dan tepat waktu. Twitter akan membagikan detail soal proses pendaftaran verifikasi dalam waktu dekat.

Kebijakan baru ini akan diterapkan pada 20 Januari 2021 dan dalam waktu yang sama Twitter akan mencabut centang biru dari akun yang tidak aktif dan tidak lengkap. 

Pengguna yang terancam kehilangan centang birunya akan mendapatkan email dan notifikasi di aplikasi untuk melakukan perubahan agar tidak kehilangan status verifikasinya.

"Kami akan terus mengevaluasi akun-akun terverifikasi yang melakukan pelanggaran tersebut secara kasus per kasus, dan akan melakukan perbaikan antara penegakan peraturan kami serta hubungannya dengan verifikasi Twitter," tulis Twitter dalam postingan blog, Sabtu (19/12/2020).

Sumber : Bisnis.com