Ini Cara Hapus Data Ponsel Sebelum Dijual, Format Ulang Tak Cukup!

Dua orang membuka laman Google dan aplikasi Facebook melalui gawainya di Jakarta, Jumat (12/4/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
06 Februari 2021 11:27 WIB Rio Sandy Pradana Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Bagi Anda yang ingin menjual ponsel pintar, ada baiknya untuk menghapus semua data di dalamnya secara benar. Perlu diketahui, memakai cara format ulang saja ternyata tidak cukup.

Kaspersky’s Global Research and Analysis Team (GReAT) memberikan cara yang ampuh untuk memastikan data-data Anda benar-benar terhapus saat menjual ponsel tersebut.

Ahli Kaspersky merekomendasikan beberapa caranya. Pertama, pastikan tempat penyimpanan file disimpan harus ditimpa (overwritten). Penimpaan, yang disebut 'penghancuran', dapat dilakukan oleh program yang dibuat khusus untuknya.

BACA JUGA : Cara Melonggarkan File Ponsel yang Sudah Penuh

Beberapa solusi keamanan, seperti Kaspersky Total Security, memiliki alat penghapus data jenis ini di Penghancur File perangkat, maka akan memastikan bahwa data yang dipilih ditimpa berulang kali sehingga tidak dapat dipulihkan.

Kedua, Anda juga dapat menggunakan alat penghapus data bawaan Windows sendiri, Cipher, yang biasanya digunakan untuk enkripsi, tetapi juga dapat digunakan untuk menghapus file dari hard disk atau membuatnya tidak dapat digunakan.

Head of GReAT Eropa Marco Preuss mengatakan pada dasarnya pengguna harus selalu menyimpan data di perangkat pribadi dalam keadaan terenkripsi, untuk berjaga-jaga jika perangkat hilang atau seseorang mendapatkan akses yang tidak sah.

"Ketika data pribadi jatuh ke tangan yang salah, hal itu tidak hanya dapat membahayakan diri sendiri, tetapi juga teman dan keluarga atau bahkan perusahaan Anda, tergantung pada jenis informasi apa yang ditemukan,” katanya dalam siaran pers yang dikutip, Sabtu (6/2/2021).

BACA JUGA : Asyik, Warga Bantul Bisa Urus Adminduk via Aplikasi Ponsel

Sementara, Head of GReAT Jerman Christian Funk menuturkan telah terjadi kesalahpahaman yang cukup umum adalah dengan hanya menghapus data atau melakukan format ulang media penyimpanan sudah cukup untuk membersihkan data.

"Apabila hanya terdapat segelintir orang yang tech-savvy sekali pun, mereka dapat memulihkan data ini. Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan pembersihan total," ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia