Bikin Headset AR, Apple Bajak Petinggi Meta

Ilustrasi Apple iOS 11.3 - JIBI/Ist/Apple.com
28 Desember 2021 03:47 WIB Newswire Tekno Share :

Harianjogja.com, MENLO PARK - Apple dikabarkan membajak kepala komunikasi dan hubungan masyarakat produk augmented reality (AR) Meta untuk mengembangkan teknologi AR Apple.
Menurut reporter Bloomberg Mark Gurman dalam buletin Power On-nya, Apple dilaporkan telah mempekerjakan Andrea Schubert, kepala komunikasi dan hubungan masyarakat Meta untuk produk AR selama enam tahun. “Meta, dengan Oculus, telah menjadi pemimpin pasar dalam headset, jadi perekrutan semacam itu masuk akal saat Apple mendekati peluncurannya,” jelas Gurman seperti dikutip The Verge, Senin (27/12/2021).
Pada Black Friday dan Cyber Monday tahun ini, Meta's Oculus Quest 2 adalah salah satu produk terlaris. Belum lagi aplikasi Meta Oculus menduduki puncak App Store di AS pada Hari Natal. Meta Oculus juga menjadi aplikasi gratis nomor satu di Google Play store hari ini, sebuah tanda potensial bahwa sejumlah besar orang menerima headset sebagai hadiah liburan ini.
Desas-desus terus berputar di sekitar headset AR dan VR Apple. Namun perusahaan teknologi itu tetap bungkam tentang produk tersebut.
Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa headset Apple dijual sekitar USD3.000 atau sekitar Rp42,6 juta dan dilengkapi dengan layar 8K, bersama dengan sensor 3D untuk pelacakan tangan. Headset mungkin juga harus dihubungkan ke iPhone atau Mac.
Berdasarkan Analisis Apple Ming-Chi Kuo, diperkirakan headset dan VR Apple dapat diluncurkan sekitar tahun 2022.