Advertisement

Sejumlah Aplikasi Pencuri Data Masih Beredar

Jumali
Kamis, 12 Mei 2022 - 04:47 WIB
Jumali
Sejumlah Aplikasi Pencuri Data Masih Beredar Ilustrasi serangan siber. - Sputniknews

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Sejumlah aplikasi dikabarkan masih mendistribusikan virus jahat, Joker.

Virus Joker merupakan aplikasi berbahaya yang mencuri data seperti pesan teks, daftar kontak dan informasi perangkat. Virus ini juga menyebarkan penipuan SMS dan menguras uang korban dengan membuat perangkat berlangganan layanan berbayar yang dilakukan secara diam-diam.

Peneliti Kaspersky Igor Golovin mengatakan, Google sejatinya telah berusaha memberantas virus tersebut. Namun, virus ini terus mencari celah dan menyelip ke Play Store tanpa terdeteksi.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

“Caranya, scammers mengunduh aplikasi yang sah dari toko, menambahkan kode berbahaya dan mengunggahnya kembali ke toko aplikasi dengan nama berbeda,” katanya.

Menurut Igor, aplikasi yang membawa malware Joker biasanya berupa aplikasi messaging, kesehatan, dan pemindai PDF. Setelah diinstal, aplikasi tersebut akan meminta izin untuk mengakses SMS dan notifikasi, dan kemudian memanfaatkannya untuk mendaftarkan korban ke layanan premium.

Kaspersky pun telah berhasil mendeteksi tiga aplikasi yang disusupi malware Joker. Meski sudah dihapus oleh Google, tiga aplikasi ini masih tersedia lewat toko aplikasi pihak ketiga. Ketiga aplikasi tersebut adalah Style Message, Blood Pressure App dan Camera PDF Scanner.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : The Hacker News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Penularan Covid-19 di Jogja Diklaim Sudah Rendah, Ini Datanya

Jogja
| Rabu, 05 Oktober 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement