Advertisement

Startup Pahamify Pamit? Sebelumnya Sempat PHK Karyawannya

Khadijah Shahnaz
Rabu, 29 Juni 2022 - 02:37 WIB
Sirojul Khafid
Startup Pahamify Pamit? Sebelumnya Sempat PHK Karyawannya Ilustrasi perusahaan rintisan (startup) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) - Dice Insights

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Setelah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya, startup edutech Pahamify berpamitan melalui akun Instagramnya beberapa waktu .

Berdasarkan laman instagramnya @Pahamify mengatakan pada tanggal 23 Juni 2022 merupakan saat- saat menegangkan untuk Pahamify. Sebagai informasi Pahamify fokus sebagai aplikasi belajar untuk UTBK dan SBMPTN.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Adapun, 23 Juni yang dimaksud merupakan tanggal pengumuman SBMPTN. Pahamify menjelaskan setelah tanggal tersebut, tugas mereka sudah selesai.

"Tidak banyak yang bisa sampaikan lagi selain ucapan terima kasih dan juga maaf atas segala kekurangan mipi untuk Pahamifren hingga tahun 2022 ini," ujar Pahamify di laman resmi Instagram-nya, dikutip Selasa (28/6/2022).

BACA JUGA: Nokia Seri 5710, 8210, dan 2660 Bakal Dirilis Ulang, Mari Nostalgia

Adapun, Pahamify menginformasikan untuk yang sudah berlangganan untuk tetap tenang dikarenakan aplikasi Pahmify akan tetap beroperasi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Semua pengguna akan diinfokan lebih lanjut,ya!" jelas Pahamify.

Advertisement

Sebelumnya, CEO Pahamify Syarif Rousyan Fikri mengatakan PHK ini salah satu bentuk dari adaptasi dalam kondisi makro ekonomi yang terjadi saat ini. Pahamify melakukannya agar dapat mewujudkan visi jangka panjang dalam menghadirkan kegembiraan belajar yang otentik bagi siswa Indonesia.

Syarif juga menjelaskan PHK ini juga didasari dari evaluasi bisnis. Pahamify telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis yang mengharuskan untuk berpisah dengan beberapa karyawan- karyawan yang luar biasa.

Advertisement

Jumlah karyawan yang terpengaruh lebih sedikit daripada yang dirumorkan . Kami juga mematuhi peraturan Indonesia dalam memenuhi hak dan kewajiban karyawan kami," ujar Syarif kepada Bisnis.com, Senin (6/6/2022).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

DIY Borong Penghargaan, Raih Sakip Predikat AA Tertinggi di Indonesia Selama 5 Tahun Beruntun

Jogja
| Rabu, 07 Desember 2022, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Menyantap Kuliner Khas Sambil Menjelajahi Wisata Alam di Curug Gedhe Gunungkidul

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 05:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement