Advertisement

Elon Musk Keluarkan Rp683 Triliun untuk Beli Twitter

Aprianto Cahyo Nugroho
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:57 WIB
Budi Cahyana
Elon Musk Keluarkan Rp683 Triliun untuk Beli Twitter Elon Musk - Bloomberg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Miliarder dan CEO Tesla Elon Musk resmi menyelesaikan akuisisi Twitter Inc. senilai US$44 miliar atau Rp683 triliun setelah proses yang memicu polemik selama berbulan-bulan.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (28/10/2022), pemegang saham publik Twitter akan pemerima pembayaran senilai US$54,2 per saham sesuai kesepakatan. Dengan ini, Twitter resmi delisting dari bursa saham AS.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Setelah mengambil kendali Twitter, Elon langsung merombak jajaran pimpinan media sosial ini. Dia mencopot Chief Executive Officer Twitter Parag Agrawal; Head of Legal Vijaya Gadde, Chief Financial Officer Ned Segal,dan penasihat umum Twitter Sean Edgett.

Penyelesaian akuisisi ini menutup kisah panjang proses akuisisi yang penuh dengan drama. Elon Musk mulai mengakumulasi saham Twitter sejak Januari. Pada Maret, dia mengungkapkan rencana akuisisi dan telah mencapai kesepakatan harga dengan Twitter.

Namun, Elon kemudian secara sepihak memutuskan membatalkan akuisisi. Elon Musk menuduh Twitter tidak jujur mengenai jumlah pengguna bot dan akun palsu di platform media sosial tersebut.

Pembatalan ini berujung pada tuntutan hukum Twitter kepada Elon. Awalnya sidang perdana akan dilangsungkan hari ini, namun pada 4 Oktober, Elon kembali berubah pikiran dan sepakat untuk melanjutkan kesepakatan.

Kendali Elon Musk atas twitter akan berdampak langsung terhadap operasional twitter arena banyak idenya tentang bagaimana mengubah perusahaan bertentangan dengan cara yang telah dijalankan Twitter selama bertahun-tahun.

Advertisement

Elon Musk mengatakan dia ingin memastikan kebebasan berbicara di jejaring sosial, yang kemungkinan berarti standar moderasi konten yang lebih longgar, dan berencana untuk memulihkan beberapa akun profil tinggi yang di-ban karena melanggar aturan, termasuk mantan Presiden AS Donald milik Trump.

Secara lebih luas, inisiatif Elon Musk mengancam membatalkan upaya Twitter selama bertahun-tahun untuk mengurangi intimidasi dan penyalahgunaan di platform.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Bikin Nyesek! Lansia DIY Dititipkan di Panti & Keluarga Enggan Menjenguk

Jogja
| Minggu, 04 Desember 2022, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement