Advertisement

Profil Pangeran Arab yang Jadi Investor Terbesar Kedua Twitter Setelah Elon Musk

Alifian Asmaaysi
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:47 WIB
Budi Cahyana
Profil Pangeran Arab yang Jadi Investor Terbesar Kedua Twitter Setelah Elon Musk Pangeran Alwaleed Bin Talal, miliuner asal Arab Saudi sekaligus investor Twitter - middleeasteye.net

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA–Kingdom Holding Company (KHC) Arab Saudi bersama dengan kantor pribadi Pangeran Alwaleed bin Talal akan melanjutkan kepemilikan mereka di Twitter senilai US$1,89 miliar. Nilai tersebut menjadi yang terbesar kedua setelah Elon Musk resmi mengambil alih media sosial bergambar burung tersebut.

Artinya, investor asal Arab Saudi tersebut akan jadi pemegang saham terbesar kedua setelah Elon Musk. Melalui akun Twitternya @Alwaleed_Talal, Pangeran Arab Saudi tersebut mengonfirmasi sekaligus menyebut Musk sebagai "Chief Twit".

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dia juga menyatakan bahwa kesepakatan yang diambil bersama Elon Musk sejalan dengan strategi jangka panjang KHC.

Berbeda dengan cuitan yang dibagikan Alwaleed bin Talal pada Jumat (28/10/2022), sosok pangeran Arab tersebut awalnya sempat menolak tawaran Musk pada bulan April 2022. Dia mengatakan bahwa tawarannya tidak mendekati nilai intrinsik.

Drama Elon Musk mengakuisisi Twitter memang berlangsung alot. Orang terkaya di dunia itu akhirnya mengumumkan bahwa ia telah menyelesaikan akuisisi senilai $44 miliar pada Jumat (28/10/2022).

“The bird is freed/Burung itu dibebaskan," cuit Musk, merujuk pada logo burung Twitter dikutip pada Sabtu (29/10/2022).

Meskipun Musk menggaungkan bahwa Twitter kini menjadi tempat yang “legal” untuk berkomedi, CEO Tesla Inc tersebut juga menegaskan akan tetap mencegah platform tersebut menjadi ruang gema untuk beragam ujaran kebencian dan perpecahan.

Dilansir dari Al-Jazeera pada Sabtu (29/10/2022), Elon Musk memecat Chief Executive Twitter Parag Agrawal, Chief Financial Officer Ned Segal dan kepala urusan hukum dan kebijakan Vijaya Gadde.

Advertisement

Akuisisi ini menandai akhir dari kisah yang sudah berjalan lama. Jika dikilas balik, Musk pertama kali menawarkan diri untuk membeli Twitter pada April 2022.

Sebelum akhirnya resmi mengakuisisi Twitter, Musk sempat hendak mundur dari kesepakatannya hingga akhirnya dia menyelesaikan pembeliannya pada Oktober 2022.

Pembelian Twitter oleh Musk dijamin dengan pendanaan dari sejumlah investor, termasuk Larry Ellison, salah satu pendiri perusahaan perangkat lunak Oracle, dan Qatar Holding yang dikendalikan oleh dana kekayaan negara Qatar.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI-Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Jadi Tuan Rumah FKY 2019, Omzet Kampoeng Mataraman Diklaim Tembus Rp1,6 Miliar

Bantul
| Minggu, 04 Desember 2022, 15:27 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement