Jaringan Internet Menumpuk di Jawa, Pemerintah Lakukan Upaya Pemerataan

Pekerja mengawasi proses bongkar muat kabel serat optik proyek Palapa Ring Paket Timur di Depo PT. Communication Cable Systems Indonesia (CCSI), Cilegon, Banten, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
12 Mei 2019 12:37 WIB Leo Dwi Jatmiko Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Operator yang mengikuti Palapa Ring masih sedikit. Padahal Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang berupaya mendorong pemerataan pembangunan jaringan internet, salah satunya lewat Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Palapa Ring.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan salah satu tujuan dibangunnya SKKL Palapa Ring adalah agar pembangunan jaringan internet tidak hanya bertumpuk di Pulau Jawa saja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Opensignal terhadap 44 kota di Indonesia, ditemukan bahwa saat ini jaringan internet masih terpusat di kota-kota padat penduduk, khususnya di Pulau Jawa.

“Makanya pemerintah membangun Palapa Ring agar yang belum membangun backbone keluar Pulau Jawa, sekarang menjadi feasible karena disubsidi,” tuturnya seperti dikutip Bisnis, Minggu (12/5/2019).

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif mengungkapkan hingga saat ini, operator seluler yang telah mengikuti Palapa Ring Tengah terdapat empat operator. Tetapi, dia enggan menyebutkan identitasnya karena berkaitan dengan perjanjian Bakti dan operator seluler.

Anang menjelaskan pihaknya terus berupaya mengajak operator telekomunikasi untuk bergabung dengan Palapa Ring. Misalnya, dengan memberikan subsidi sebesar 70 persen dari biaya yang harus mereka keluarkan jika membangun jaringan sendiri.   

Dalam laporan Opensignal juga disebutkan bahwa Telkomsel menjadi operator paling dominan, baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Perusahaan tersebut menyediakan kecepatan broadband seluler tertinggi bagi pengguna Opensignal, di mana skor Pengalaman Kecepatan Unduhannya lebih dari dua kali lipat dari kebanyakan pesaingnya. 

Sumber : bisnis.com