Ini Ponsel Xiaomi yang Mendapatkan Update MIUI 12.5

Xiaomi. -
11 Februari 2021 13:17 WIB Rezha Hadyan Tekno Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kabar gembira untuk pengguna ponsel pintar Xiaomi. Karena dalam waktu dekat pabrikan asal China itu akhirnya megumumkan waktu perilisan MIUI 12.5.

Seperti diketahui MIUI 12.5 adalah antarmuka pengguna terbaru Xiaomi yang pertama kali diperkenalkan pada Desember 2020, bersamaan dengan peluncuran ponsel flagship Mi 11.

Mengutip GSM Arena pada Rabu (10/2/2021), MIUI 12.5 akan meluncur pada April 2021 atau selambat-lambatnya Mei 2021 di beberapa perangkat flagship Xiaomi. Perangkat yang dimaksud terdiri Mi 11, Mi 10T, Mi 10T Pro, Mi 10, dan Mi 10 Pro.

BACA JUGA : Bukan Cuma Smartphone, Ini Produk Canggih Xiaomi

Selanjutnya, pada Juni MIUI 12.5 akan meluncur untuk pengguna Mi 10 Lite 5G, Mi 10T Lite, Mi Note 10 Pro, Mi Note 10, Mi Note 10 Lite, Redmi Note 9T, Redmi Note 9 Pro, Redmi Note 9S, Redmi Note 9, Redmi Note 8 Pro, dan Redmi 9.

Selain ponsel yang disebutkan di atas, Xiaomi menyatakan akan ada lebih banyak ponsel lain yang akan menyusul pada paruh kedua tahun ini. Namun, tak disebutkan ponsel apa saja yang akan mendapatkan pembaruan MIUI 12.5.

Meskipun penomoran yang diusung adalah 12.5, pembaruan ini membawa banyak peningkatan dan penambahan fitur.

MIUI 12.5 hadir dengan perombakan total pada sistem antarmuka yang disebut mampu mengurangi penggunaan CPU hingga 22 persen dan konsumsi daya diturunkan hingga 15 persen. Selain itu, pembaruan tersebut juga membawa perubahan paling terlihat dalam gerakan layar yang seharusnya lebih mulus dari sebelumnya.

BACA JUGA : Xiaomi Rilis 3 Ponsel Anyar, Ini Keistimewaannya

Pada MIUI sebelumnya, gerakan dan tugas lainnya dirender dalam satu utas, menghasilkan antrean tugas yang bersaing untuk penggunaan CPU, sehingga kelebihan beban dapat menyebabkan lambatnya performa. Sementara 12.5 menjamin respons instan.

MIUI 12.5 juga memiliki lebih banyak aplikasi sistem yang tidak dapat dihapus daripada pendahulunya atau Bloatware. Walaupun demikian, sebagian besar aplikasi tersebut sekarang dapat dihapus, alih-alih hanya menghabiskan ruang penyimpanan internal.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia