Advertisement

Samsung dan Yayasan Bill Gates Kembangkan Toilet Aman

Newswire
Senin, 29 Agustus 2022 - 05:27 WIB
Sirojul Khafid
Samsung dan Yayasan Bill Gates Kembangkan Toilet Aman Samsung Electronics Vice Chairman Jay Y. Lee (kiri) bertemu dengan Bill Gates, co-chair Yayasan Bill and Melinda Gates bertemu membahas hasil prototipe Reinvented Toilet beberapa waktu lalu. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Samsung Electronics mengumumkan telah menyelesaikan sebuah proyek toilet aman untuk penggunaan rumah tangga. Proyek bernama Reinvent the Toilet Challenge ini merupakan kerja sama dengan Yayasan Bill dan Melinda Gates.

Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT), anak usaha penelitian dan pengembangan Samsung Electronics, mulai bekerja dengan Yayasan Bill dan Melinda Gates untuk reinvented toilet sejak 2019. Proyek ini sudah selesai dan sudah ada pengujiannya.

Dalam siaran pers Samsung, Minggu (28/8/2022), selama tiga tahun penelitian dan pengembangan SAIT mengerjakan desain dasar dan mengembangkan komponen dan teknologi modular yang mengarah pada keberhasilan pengembangan prototipe untuk penggunaan rumah tangga.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Produk ini hemat energi dengan kemampuan pengolahan limbah, dan memenuhi kinerja yang disyaratkan oleh Yayasan Bill Melinda Gates untuk komersialisasi reinvented toilet bagi penggunaan rumah tangga.

BACA JUGA: Xiaomi Pecat 900 Karyawan, Harta Pendirinya Berkurang Rp124 Triliun

Teknologi inti yang dikembangkan oleh Samsung termasuk teknologi penanganan panas dan bioproses untuk membunuh patogen dari kotoran manusia dan membuat limbah dan padatan yang dilepaskan aman bagi lingkungan.

Sistem ini memungkinkan air yang telah diolah untuk didaur ulang sepenuhnya. Limbah padat didehidrasi, dikeringkan dan diolah menjadi abu, sedangkan limbah cair diolah melalui proses pemurnian biologis.

Adapun Reinvent The Toilet Challenge merupakan program yang hadir di 2011 dan diinisiasi yayasan Bill dan Melinda Gates mengembangkan teknologi toilet transformatif sehingga kotoran manusia bisa dikelola dengan aman secara efektif.

Inisiatif tersebut berkaca dari temuan World Health Organization (WHO) dan UNICEF yang menyebutkan sekitar 3,6 miliar orang terpaksa menggunakan fasilitas sanitasi yang tidak aman, mengakibatkan setengah juta anak di bawah usia 5 tahun meninggal setiap tahun akibat penyakit diare yang disebabkan oleh terbatasnya akses ke air bersih dan kebersihan.

Advertisement

Samsung Electronics Vice Chairman, Jay Y. Lee, juga telah bertemu dengan Bill Gates, co-chair Yayasan Bill and Melinda Gates membahas hasil proyek reinvented toilet dan bertukar ide mengenai inisiatif kontribusi sosial global.

BACA JUGA: Teknologi Digital Kian Berkembang, Pengamat: Kebocoran Data Jadi Tantangan Terbesar

Selama pertemuan, Bill Gates berbagi visi filantropi dan inisiatif yang sedang dijalankan yayasannya dan Vice Chairman Lee menyatakan komitmennya untuk memanfaatkan teknologi Samsung untuk membantu mengatasi tantangan yang dihadapi masyarakat global.

Advertisement

Samsung berencana untuk menawarkan lisensi paten bebas royalti terkait proyek tersebut ke negara-negara berkembang selama tahap komersialisasi.

Lebih lanjut Samsung berkomitmen memberikan konsultasi intensif kepada Yayasan Bill Melinda Gates untuk membantu membawa teknologi tersebut ke produksi massal.

Kedua organisasi akan bekerja sama untuk mengidentifikasi mitra industri yang bersedia mengkomersialkan teknologi ini, setelah membuat desainnya menjadi lebih efisien untuk produksi massal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pemkot Jogja Waspadai Inflasi Melonjak di Akhir Tahun

Jogja
| Rabu, 05 Oktober 2022, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement