Advertisement

Pengguna WhatsApp Harus Bagikan Data di Facebook? Ini Klarifikasinya

Mia Chitra Dinisari
Jum'at, 08 Januari 2021 - 14:37 WIB
Nina Atmasari
Pengguna WhatsApp Harus Bagikan Data di Facebook? Ini Klarifikasinya Aplikasi WhatsApp - whatsapp.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Aplikasi perpesanan WhatsApp memberikan klarisikasi setelag disebutkan akan memperbaharui kebijakan untuk penggunanya. 

Dari kebijakan itu, berdasarkan isu yang berkembang disebutkan salah satunya adalah membagikan data pengguna ke Facebook sebagai bagian dari WhatsApp.

Hal ini membuat banyak penggunanya khawatir tentang keamanan data mereka. 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Menyikapi hal tersebut, WhatsApp memberikan klarifikasinya.

Baca juga: Cara Aktifkan Pengamanan Ganda di Whatsapp

Menurut keterangan resmi, WhatsApp menyebutkan jika sejak 2016, WhatsApp telah membagikan sejumlah data terbatas dengan Facebook di ranah backend, khususnya untuk kebutuhan infrastruktur.

Dan tidak ada perubahan baru di update kebijakan ini.

Terkait update yang diterapkan tahun ini, menurut mereka berfokus pada perpesanan bisnis.

Baca juga: Mau Nonton YouTube Tanpa Iklan? Begini Caranya

Advertisement

Beberapa poin dari update itu, menurut keterangan WhatsApp adalah mereka  ingin penggunanya jelas bahwa:

- Bisnis kini dapat menggunakan infrastruktur hosting Facebook untuk chat WhatsApp-nya.

- Artinya, percakapan dengan bisnis tersebut dapat disimpan di server Facebook, dan bisnislah yang menentukan bagaimana mereka menggunakan atau membagikan informasi tersebut.

Advertisement

- Pengguna masih bebas memilih apakah mereka mau berinteraksi dengan bisnis tersebut atau tidak.

Mereka juga memastikan pembaharuan ini tidak memengaruhi percakapan personal dan privat di luar konteks bisnis tersebut.

"Semua percakapan ini masih akan terenkripsi end-to-end. WhatsApp maupun Facebook tidak bisa mengaksesnya," tulis pernyataan tersebut.

Disebutkan juga jika pengguna tidak bisa lanjut menggunakan WhatsApp jika tidak menyetujui update ini, tetapi akunnya masih akan tetap aktif sehingga pengguna dapat memilih untuk menyetujui update ini di kemudian hari.

Advertisement

Kemudian, pilihan opt-out dari data sharing pada 2016 hanya ditawarkan satu kali. Sejak itu, tidak ada fitur pilihan ini di dalam aplikasi. Namun, kami masih akan tetap mematuhi pilihan opt-out untuk pengguna yang memilih demikian pada 2016, bahkan jika mereka sekarang menyetujui update kebijakan yang baru.

"Pengguna dapat melihat status opt-out mereka di fungsi “download your data”," tegas pernyataan itu lagi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Sekati Ing Mall Jadi Rangkaian HUT Kota Jogja, Melibatkan 80 Industri Kecil Menengah

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement